Lebih lanjut, Bupati memaparkan, sejak bulan Februari Kabupaten Demak dilanda banjir yang awal sejumlah 7 Kecamatan dan kemudian banjir lanjutan dengan jebolnya tanggul Sungai Sriwulan yang berdampak sebagaian besar Kabupaten Demak.
“Di bulan Maret ini sudah 13 Kecamatan terdampak banjir. Di Kecamatan Karanganyar banjir disebabakan jebolnya tanggul sungai Sriwulan. Dan untuk perkembangan terbaru, akibat jebolnya sungai Lusi di Grobogan, berdampak di wilayah Kabupaten Demak, yang airnya sudah masuk ke wilayah Kecamatan Mijen,” sambung Bupati.
“Dan untuk proses penutupan tanggul di Kecamatan Karanganyar, saat ini masih berjalan, dan pemompaan air banjir masih terus dilakukan hingga saat ini,” tandasnya.
Sementara Ketua PMI, Dr. (H.C.) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla dalam sambutannya menyampaikan bahwa, musibah ini adalah musibah dari alam yang harus kita hadapi dengan iklhas dan sabar.













