“Kenapa harus dua tipikal itu? Karena kita butuh ilmu pengetahuan dan teknologi yang membuat kita bisa melompat dan mendahului bangsa lain. Kita butuh terobosan-terobosan yang cerdik, yang mudah, yang cepat. Kita juga butuh SDM unggul yang toleran, yang berakhlak mulia. Dan kita butuh SDM yang terus belajar bekerja keras dan berdedikasi,” papar dia.
“Kita juga butuh inovasi-inovasi yang mampu membaca potensi untuk menjadi peluang. Sehingga bisa membuat kelemahan menjadi kekuatan. Mengubah keterbatasan menjadi kelebihan, kesulitan menjadi kemampuan dan mengubah dari tidak berharga menjadi bernilai untuk rakyat dan bangsa,” imbuhnya.
Menurut Senator asal Jawa Timur itu, lembaga pendidikan merupakan garda depan untuk menciptakan insan yang unggul dan berkarakter. Tentunya dengan metode dan sistem Pendidikan yang mampu menjawab tantangan dan kebutuhan zaman.













