“Di situlah potensi Indonesia menjadi negara penyuplai pangan sangat terbuka lebar. Asalkan
pemerintah serius serta didukung dengan
kebijakan makro dan mikro,” tukas LaNyalla.
Menurutnya, peluang tersebut juga akan mampu menjaga pertumbuhan dan stabilitas ekonomi nasional. Otomatis dengan hal itu, Indonesia bisa menghadapi gejolak resesi, sekaligus memiliki fundamental ekonomi yang kuat.
“Kekuatan ekonomi itu bisa digunakan untuk menarik arus investasi dari negara-negara yang mengalami krisis. Karena di masa-masa krisis, investor akan mencari tempat investasi yang lebih stabil,” tukasnya. (Red).
Page 2 of 2













