Senator asal Jawa Timur itu pun berharap, BPS bisa memberikan data akurat yang dibutuhkan pemerintah.
Sementara Kepala BPS Provinsi Jawa Timur, Dadang Hardiwan mengatakan, tahun ini akan dilakukan sensus pertanian di Jawa Timur.
“Tahun ini kita melakukan sensus pertanian. Namun, karena karena potensi pertanian Jatim tinggi, petugas yang dibutuhkan cukup banyak, 32 ribu petugas sensus pertanian. Kami lakukan seleksi, kami juga melakukan pelatihan, nanti menjadi bekal petugas bulan Mei tersebar di seluruh kota,” katanya.
Dadang menambahkan, BPS juga melibatkan masyarakat terkait sensus.
“Kita membayar orang, kita juga meng-cover keselamatan kerja selama dua bulan,” katanya lagi.
Menurut Dadang, gubernur Jatim sampai saat ini mendukung kegiatan BPS.
“Alhamdulillah kami disupport oleh beliau serta jajarannya. Mohon dukungan juga khususnya dari anggota DPD yang di jatim untuk kegiatan kami ini. Karena ini bersinggungan dengan masyarakat sehingga harapan kami sebetulnya dukungan dari berbagai institusi,” ujarnya













