“Peran media itu besar. Makanya harus dipergunakan dengan baik,” tegasnya.
Salah satunya, ujar LaNyalla, Presidential Threshold 20 persen yang harus dikritisi oleh media. Karena banyak keburukan yang penerapan PT 20 persen itu.
“Media harus bisa menggugah kesadaran publik banyaknya mudharat atau keburukan dari PT 20 persen ini. Itu yang perlu sekali diangkat oleh media, supaya masyarakat paham dan mengerti,” ujar LaNyalla lagi.
Dalam kesempatan itu, Yayasan Forkam menyampaikan bahwa, kedatangannya untuk melakukan silaturahmi dan berharap bisa bersinergi dengan DPD RI.
“Kami berharap bisa bersinergi dengan DPD RI. Kami juga akan siap dukung dan kawal program DPD RI,” ujar Harry Amirudin.
Dijelaskan juga oleh Harry, Forkam tidak hanya bergerak dalam media, namun juga melakukan banyak kegiatan sosial kemasyarakatan.













