Keduanya bukan orang baru di kepengurusan PWI Jaya. Kesit adalah sekretaris PWI Jaya 2019-2024, sementara Iqbal menjabat bendahara umum. Kesit dan Iqbal berkompetisi untuk menggantikan posisi Ketua yang ditinggalkan Sayid Iskandarsyah, kini Sekjen PWI Pusat. Menuju Konfrensi Provinsi (Konferprov) PWI Jaya ini, Kesit ditetapkan sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua.
“Proses pendaftaran secara resmi memang belum dibuka, tetapi tidak masalah jika memang sudah ingin mendaftar,” ujar Budi Nugraha.
Pemilihan ketua PWI Jaya bersamaan dengan penetapan ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Jaya 2024-2029. Untuk bakal calon (balon) ketua PWI Jaya, sesuai dengan PD/PRT PWI Pasal 26 Ayat 2, persyaratannya adalah:
a. sudah menjadi Anggota Biasa PWI Pusat atau PWI Provinsi sekurang-kurangnya 5 tahun,
b. pernah menjadi pengurus PWI Pusat atau PWI Provinsi atau PWI Kabupaten/Kota,
c. bersertifikat Wartawan Utama.











