“Ada juga yang teknis dalam bidang kerjanya masing masing. Butuh waktu sekitar 6 bulan untuk pelatihan atau kursus sampai peserta diberangkatkan,” beber Edi.
Sementara itu, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengungkapkan, saat ini Kota Bandung telah menjalin kerja sama dengan tiga Kota di Jepang. Ketiganya yaitu Hamamatsu, Toyota dan Kawasaki.
Untuk itu, Oded mendorong agar dinas terkait mampu memberikan peluang kepada masyarakat yang ingin mengikuti pelatihan di negara Jepang itu.
“Sesuai visi misi Kota Bandung, program ini harus tersentuh juga konsen untuk mempersiapkan SDM yang unggul dari sisi integritas dan skill,” kata Oded.
Ia berpesan, agar ketika mengemban ilmu di negara Jepang, warga Bandung harus menjaga kredibilitas sehingga setelah selesai melakukan pelatihan, nantinya bisa dimanfaatkan bahkan tenaga dan ahli yang dimiliki bisa digunakan dengan baik.













