Rencana awal BIJB Kertajati adalah 1.800 hektare. Di seputaran BIJB Kertajati juga disiapkan lahan seluas 3.200 hektare untuk Kawasan Aerocity Kertajati. Kawasan ini akan menjadi area penunjang yang akan melengkapi bandara berkelas internasional.
Pemprov Jabar telah memberikan dukungan aksesibilitas dengan memperbaiki dan memperlebar jalan arteri menuju bandara di Kabupaten Majalengka tersebut. Namun, itu saja masih tidak cukup. Aksesisbilitas masih harus diperkuat dengan jalan tol.
Eksisting memang sudah terbangun pintu masuk dari Tol Cikampek-Palimanan (Cipali). Namun, itu saja pun masih dirasa tidak cukup. Masih dibutuhkan akses dari arah selatan.
Akses dari arah selatan itulah yang perannya dipegang Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu). Namun, kita semua tahu bahwa hingga kini pembangunan Tol Cisumdawu masih berjalan cukup lambat. Hingga kini baru Fase 1 Tahap I dan Fase 6 Tahap II yang berfungsi.










