Dengan selalu melakukan croscek setiap berita yang tersebar, kita secara tidak langsung telah menangkal informasi-informasi hoax bagi diri kita sendiri.
“yang kedua, berusaha tidak mudah terhasut dengan info-info, video, atau konten tidak jelas sumbernya yang beredar (terkhusus opini negatif terhadap suatu orang/kelompok),” tegasnya.
Selain menangkal informasi-informasi hoax bagi diri sendiri, generasi muda yang dalam hal ini adalah para mahasiswa juga harus saling mengingatkan dan mengedukasi lingkungan terdekat kita agar tidak mudah percaya dengan informasi-informasi yang tersebar yang tidak jelas sumbernya dengan cara melakukan verifikasi kebenaran setiap informasi yang muncul pada saat pilpres ini terlebih info-info negatif.
“yang ketiga, mengedukasi sekitar dengan kedua hal diatas yang sederhananya dapat dimulai dari diri sendiri masing-masing, agar masyarakat semakin mudah menyadari bahaya terpaan hoax terkhusus di media sosial,” ungkap Nay.













