Selain itu, imigrasi Palu juga telah mendukung program pemerintah pusat dalam hal ini Kemenkumham yakni untuk mempercepat pelayanan perekaman data bagi para pengurus paspor di daerah yang akses jalan terpencil, khususnya pengurusan dan pembuatan paspor bagi warga yang sakit dengan menyediakan solusi tepat dan cepat berupa alat khusus Mobile Paspor.
Imigrasi Palu juga lanjutnya, membuka pelayanan kemudahan bagi WNI dan WNA dalam pengurusan paspor yang tidak berbelit dan beberapa program Kemenkumham lainya. Sehingga Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly memerikan penghargaan.
Penghargaan tersebut disampaikan melalui Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Sulawesi Tengah, atas kinerja dan dedikasi tetap memberikan pelayanan keimigrasian secara prima dan maksimal pasca gempa bumi 7,4 SR dan tsunami yang melanda Kota Palu, Donggala dan Sigi pada 28 September 2018.












