Sebelumnya, Kasad, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam amanatnya yang dibacakan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin menegaskan bahwa pembangunan kekuatan TNI AD, khususnya pembentukan Satuan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP), terus dipacu. Para prajurit yang telah menyelesaikan pendidikan diproyeksikan untuk mengisi satuan tersebut.
Keberadaan Yonif TP tidak hanya diarahkan untuk melaksanakan tugas pertempuran. Para prajurit juga dipersiapkan untuk mendukung percepatan pembangunan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan dan daerah rawan.
“Kepercayaan yang diberikan negara kepada kalian untuk menjadi bagian dari pembentukan Yon TP merupakan sebuah tugas terhormat yang harus dilaksanakan dengan penuh amanah dan tanggung jawab disertai dedikasi yang tinggi,” kata Kasad dalam amanat tertulisnya.













