“Keikutsertaan pengprov TI yang baru ini merupakan suatu bentuk keseriusan dari empat provinsi baru tersebut dalam upaya membina dan mengembangkan potensi olahraga taekwondo di provinsinya masing-masing,” ujar Thamrin melalui keterangannya, Rabu (2/8).
Ditambahkan Thamrin, digelarnya event tahunan ini merupakan salah satu barometer Pengprov TI dan tim talent scouting PBTI untuk mengidentifikasi bakat, potensi dan kemampuan para atlet. PBTI akan fokus dan concern mengawal proses perkembangan taekwondo di wilayah provinsi DOB ini. “Ini penting agar wilayah VII juga memiliki visi yang sama dengan PBTI dalam rangka mewujudkan prestasi Indonesia emas di Olimpiade tahun 2032 mendatang,” terang Thamrin.
Oleh karenanya, dirinya meminta semua stakeholders, dari atlet, pelatih, hingga pengurus serta pemerintah daerah serta kalangan dunia usaha di provinsinya masing-masing untuk bisa bahu membahu mendukung program pemerintah menuju Indonesia emas tersebut.













