Padahal, lanjutnya, penyebab masalah lahan itu, dimulai dari Joko Widodo saat menjabat Gubernur DKI Jakarta, yang memberikan lahan pada warga Tanah Merah dan menjanjikan pemberian KTP.
“Tapi Anies hanya melanjutkan menerbitkan IMB (Izin Mendirikan Bangunan),” tuturnya.
Terlepas dari unsur politik yang berkembang, doktor komunikasi politik jebolan America Global University ini memandang, pihak yang seharusnya bertanggung jawab atas tragedi kebakaran Plumpang adalah Pertamina.
Sebabnya, Depo Plumpang sudah dua kali kebakaran sejak pertama terjadi pada tahun 2009. Ditambah, 4 depo dan kilang minyak Pertamina yang juga terbakar di daerah yang lain.
“Bagi saya ini dikembalikan ke Pertamina yang tak becus soal safety asset,” demikian Jerry menambahkan. (Red).













