Lumrahnya, kata Ema, lonjakan 577 kasus ini dapat terjadi dengan proses yang cukup lama dalam beberapa bulan. Tetapi saat ini terjadi lonjakan secara signifikan dalam waktu yang cukup singkat.
Dinamika pandemi Covid-19 di Kota Bandung ini pun dipengaruhi dengan status Bed Occupancy Ratio (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit (RS) rujukan Covid-19.
Saat ini BOR sudah mencapai 89.71 persen. Angka yang sudah kritis dan melebihi standar aman World Health Organization (WHO).
Ema menuturkan, keterisian tempat tidur di Kota Bandung ini mengalami lonjakan sejak awal Juni 2021. Hal itu seiring dengan meningkatnya kasus Covid-19.
Beberapa di antaranya memiliki gejala sedang dan berat sehingga memerlukan perawatan di RS.
“Menjawab persoalan BOR, Wali Kota Bandung sudah mengeluarkan Surat Edaran yang ditujukan kepada RS rujukan untuk mengupayakan penambahan tempat tidur yang idealnya,” tutur Ema.













