Letjen TNI Richard Tampubolon menjelaskan bahwa lahan yang tersedia sudah dilakukan pemerataan dan bangunan contoh sesuai prototipe telah disiapkan. Meski pembangunan saat ini masih menunggu pengiriman material dari Pulau Jawa, proyek ini ditargetkan rampung pada 14 Februari 2026. “Semua ini dinamis, melihat kondisi cuaca dan ketersediaan bahan, tapi semua pihak memastikan ini segera direalisasikan,” ujarnya.
Selain meninjau Huntara dan Huntapa, Kasum TNI beserta rombongan juga meninjau dapur umum Posko Terpadu GOR Pandan, SDN Hutanabolon 2, perbaikan akses jalan dan pembangunan Jembatan Armco dari Desa Hutanabolon menuju Desa Sigiring-Giring, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah. (*)











