Kasdam menekankan bahwa, TNI adalah milik masyarakat, sehingga setiap calon memiliki kesempatan yang sama untuk masuk sebagai Taruna dan Taruni Akademi Militer.
“Tidak ada pengecualian apakah dia anaknya Buruh, Petani, Pedagang, Pegawai Negeri dan bahkan dari anggota keluarga TNI sendiri, semua mempunyai peluang yang sama,” ungkapnya.
Berdasarkan data yang ada, saat ini jumlah calon yang diajukan untuk ikut Sidang Parade sebanyak 328 orang, terdiri dari 290 calon Taruna Reguler dan 38 calon Taruni. Sementara alokasi jumlah personel untuk mengikuti seleksi tingkat Panda di Rindam IV/Diponegoro sebanyak 124 orang, terdiri dari 111 orang calon Taruna sumber reguler dan 3 orang sumber spotting SMA Unggulan serta 10 orang calon Taruni.
“Sasaran yang ingin dicapai dalam Sidang Parade ini adalah terpenuhinya alokasi Pendidikan penerimaan Taruna/Taruni Akmil TA 2022 khususnya Panda IV/Diponegoro sebanyak 19 orang terdiri dari 18 orang Taruna dan 1 orang Taruni yang memenuhi kriteria lulus Kesehatan, Jasmani, Psikologi, Mental Ideologi dan Akademik,” imbuhnya.













