Lebih lanjut, Panglima TNI memberikan penekanan khusus kepada prajurit Polisi Militer untuk terus meningkatkan kemampuan mengikuti perkembangan teknologi, termasuk dalam menghadapi kejahatan siber dan penyalahgunaan media sosial yang berpotensi merusak citra TNI. Modernisasi alat peralatan serta optimalisasi sarana teknologi informasi dinilai penting guna mendukung penanganan perkara hukum secara profesional, transparan dan berkeadilan.
Melalui pelaksanaan Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi TA 2026, Kodam IV/Diponegoro berkomitmen mendukung terwujudnya prajurit TNI yang profesional, berintegritas, taat hukum, serta adaptif terhadap perkembangan zaman demi menjaga kedaulatan dan kemajuan bangsa Indonesia. (Red/Pendam IV/Dip).












