“Aparat yang terlibat dalam pengamanan baik dari unsur TNI maupun Polri dan instansi terkait sudah disiapkan sebelumnya. Hal ini untuk memastikan semua rangkaian kegiatan yang melibatkan perwakilanan antar negara tersebut bisa berjalan lancar dan aman,” ungkap Kapendam.
Kapendam menambahkan, mengingat pentingnya kegiatan maka perlu adanya pengecekan dan pemantauan secara langsung di lapangan.
“Ini dilakukan agar semua personil dan materiil tidak ada masalah selama jalannya pengamanan dan untuk meyakinkan semua bekerja sesuai SOP,” ungkapnya.
Yogyakarta dipilih menjadi lokasi diselenggarakannya ATF 2023, karena Yogyakarta merupakan salah satu destinasi super prioritas dengan kesiapan infrastruktur MICE yang paling siap untuk penyelenggaraan event pertemuan internasional pada level Menteri.













