“Ini kehormatan, kesempatan dan kebanggaan bagi prajurit Kodam IV/Diponegoro untuk menunjukkan kepada Komando Atas bahwa selama ini kita latihan tidak main main, jadi pada saat tampil nanti tunjukkan semangat kalian, keterampilan kalian dalam mengoperasikan senjata dari mulai persiapan hingga siap menembak,” katanya.
Secara teknis dan taktis, Kasdam yakin bahwa prajurit Yonarhanud 15 mampu menguasai persenjataan altileri pertahanan udara, namun yang paling terpenting pada saat pelaksanaan nantinya yakni penerapan disiplin tempur dan semangat yang ditunjukkan oleh masing masing prajurit. Tentunya dengan selalu mengedepankan faktor keamanan.
“Karena sehebat apapun kita melaksanakan latihan ataupun operasi, tetapi jika di lapangan terdapat korban personel maupun materiil maka itu dinyatakan gagal. Saya mau berangkat lengkap, pulangnya juga lengkap,” ucap Kasdam.













