“Karena masyarakat Jawa Tengah memiliki berbagai latar belakang suku, agama, dan ras. Keberagaman ini jika tidak dikelola dengan baik, sangat berpotensi menimbulkan konflik yang dapat dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok radikal,” pungkasnya.
Turut hadir mendampingi Kasdam dalam peresmian Kampung Pancasila yakni Sestama BPIP RI, DR. Drs. Karjono, S.H, M.Hum, Danrem 073, Kolonel Arm Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos, M.M, Waasintel, Waasops Kasdam IV/Diponegoro, Letkol lnf. Muchtar M, Wakapendam IV/Diponegoro, Letkol Inf Muchlis Gasim, S.H, M.Si.l dan Dandim 0721/Blora, Letkol Inf Andy Soelistyo KP, S.Sos, M. Tr. (Han). (Red/Pendam IV/Dip).













