“Tepat setahun yang lalu, kita menetapkan
arah transformasi TNI Angkatan Udara melalui
program prioritas sebagai ikhtiar membangun
kekuatan udara yang mampu menjawab
tantangan masa kini dan masa depan.
Kasau menjelaskan, transformasi tersebut terus kita lanjutkan
dengan memperkuat kemampuan,organisasi,
doktrin, dan kualitas sumber daya manusia
secara terpadu.
Modernisasi tidak berhenti pada hadirnya
alutsista baru, tetapi harus diikuti kesiapan
operasi, sistem yang andal, serta personel yang mampu mengawaki, mengoperasikan,
memelihara, dan mengembangkannya
sehingga benar-benar menghadirkan daya
gentar bagi negara.
“Kesiapan operasional kini tidak hanya
ditentukan oleh kemampuan di udara, tetapi juga oleh kesiapan pada domain siber, informasi, spektrum elektromagnetik, hingga
antariksa. Karena itu, transformasi harus berjalan sebagai satu kesatuan untuk membangun kesiapan TNI Angkatan Udara yang utuh,”tutup Kasau.













