“Kami terus berupaya menyelesaikan perbaikan hunian yang rusak ini secara bertahap. Dukungan dari BCA menjadi dorongan penting untuk mempercepat proses tersebut. Mengingat saat ini sekitar 51 persen prajurit TNI belum memiliki rumah pribadi, dan sebagian rumah prajurit juga dalam kondisi rusak berat,” ujar Kasad.
Adapun bantuan CSR dari BCA akan difokuskan terlebih dahulu untuk merehabilitasi rumah prajurit di kawasan Indonesia Timur, khususnya wilayah perbatasan di Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan Barat.
Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, menyambut baik kerja sama ini dan menyatakan komitmennya untuk mendukung Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan oleh pemerintah.
Menurutnya, program ini merupakan bentuk nyata keberpihakan kepada rakyat, termasuk prajurit TNI sebagai bagian penting dari masyarakat.












