Dalam sambutannya Panglima TNI menyampaikan bahwa Latgabma SGS 2026 menjadi momentum penting untuk meningkatkan kemampuan operasi gabungan sekaligus memperkuat kerja sama pertahanan dan kemitraan strategis antarnegara peserta.
Latgabma SGS 2026 mencakup sejumlah materi latihan, antara lain Staff Exercise (Staffex), Cyber Exercise (Cyberex), Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR), serta Field Training Exercise (FTX). Materi FTX meliputi operasi lintas udara, operasi udara, Special Operation Force, Navy Force, Marine Force, Land Combat, Land Joint Strike, hingga Medical Evacuation (Medevac).
Selain latihan militer, SGS 2026 juga menghadirkan kegiatan kemanusiaan melalui Humanitarian Civic Activities (HCA). Kegiatannya meliputi renovasi SDN 12 Martapura, pengerasan jalan sepanjang 3 kilometer, pengobatan umum bagi 500 orang, sunatan massal 50 anak, serta pembagian 1.000 paket sembako kepada masyarakat.













