Didampingi para pejabat Korps Marinir, Kas Kormar meninjau langsung rangkaian uji fungsi yang diawali dengan pengecekan kesiapan kru dan material tempur, dilanjutkan paparan teknis mekanisme pengujian amunisi. Pada pelaksanaannya, amunisi kaliber 100 MM BMP-3F tipe BTEI 1 diuji melalui penembakan jarak 1.000 meter hingga 4.000 meter, termasuk zeroing, uji fuze, dan safety distance. Seluruh amunisi berfungsi dengan baik, tepat sasaran, dan meledak sesuai parameter pengujian yang ditetapkan.
Di sela-sela peninjauan, Mayjen TNI (Mar) Suherlan menyampaikan bahwa kegiatan uji fungsi ini merupakan bagian penting dalam memastikan kesiapan tempur prajurit dan material Korps Marinir. Melalui pengujian yang berjalan aman dan lancar, diharapkan amunisi kaliber 100 MM BMP-3F BTEI 1 dapat mendukung efektivitas operasional kendaraan tempur Korps Marinir dalam pelaksanaan tugas operasi maupun latihan ke depan.













