Untuk membuka akses wilayah terisolasi, Kapuspen TNI menyampaikan bahwa telah dibangun sejumlah jembatan Bailey di titik-titik yang mengalami putus akses. Di Aceh, dua jembatan dibangun di Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Bireuen yang sudah mencapai sekitar 50%. Di Sumatera, jembatan bailey di bangun di Tapanuli Tengah, sementara di Sumatera Barat terdapat delapan titik yang akan dibangun jembatan serupa. “Untuk menyalurkan distribusi logistik itu dibutuhkan akses, dan beberapa jalur terputus sehingga bantuan itu belum sampai kepada para saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Oleh karena itu kita fokus dalam pembangunan jembatan Bailey ini,” ujarnya.
TNI juga mengerahkan mobil Reverse Osmosis (RO) untuk menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat terdampak bencana. Unsur zeni TNI AD mengoperasikan mobil pemurni air di sejumlah titik, sehingga air kubangan dan genangan dapat diolah menjadi air layak konsumsi, sementara distribusi bantuan juga dilakukan melalui air drop untuk menjangkau wilayah-wilayah terisolasi. Di sisi lain, dapur umum TNI dan layanan kesehatan lapangan tetap berjalan tanpa henti. Puskes TNI turut menyalurkan dukungan obat-obatan guna menangani ISPA, infeksi, penyakit kulit, serta berbagai gangguan kesehatan lain yang kerap muncul di tengah situasi darurat.









