Menurutnya agar pengelolaan UMKM dapat dilaksanakan secara profesional dan modern, maka perlu diadakan pembinaan untuk memberikan bekal yang cukup kepada para pelaku UMKM dalam memulai usahanya. Sehingga penyaluran zakat kepada mustahik, bukan sekedar memberi “ikan”, tetapi yang diutamakan adalah memberi “kailnya”, sehingga akan terbentuk mindset bagi para mustahik, bahwa untuk sukses harus melalui proses usaha yang cukup panjang dan tidak boleh menyerah/putus asa, papar Ian Heriyawan.
Orang nomor satu di Pusbintal TNI ini berharap melalui UMKM, mustahik bisa lebih mandiri dan berdikari dalam hal ekonomi. Mustahik tidak hanya mengandalkan pendapatan dari pekerjaan formal, tetapi juga dapat memperoleh penghasilan dari usaha yang mereka jalankan dalam rangka meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian ekonomi keluarga.













