“Untuk mempertahankan itu menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama, masih ada target 30 persen booster yang akan kita laksanakan selama bulan Ramadhan sebagai persyaratan untuk tetap bertahan pada level 1,” ucap Darman.
Darman menambahkan, untuk memenuhi target tersebut pihaknya merencanakan akan melaksanakan kegiatan vaksinasi terhadap masyarakat saat malam hari selepas pelaksanaan sholat terawih. “Nanti akan ada mobil vaksin pedesaan yang akan standby di masjid-masjid, para Kapolsek agar ini disampaikan kepada seluruh Kepala Desa,” imbuhnya.
Masih kata Darman, ia memaparkan beberapa keuntungan yang didapatkan kabupaten maupun kota yang berada pada level 1
“Ada beberapa keuntungan diantaranya dalam pelaksanaan ibadah sholat shaf tidak lagi diatur jarak, halal bihalal juga diperbolehkan, jangan sampai kita kembali pada level 2 karena aturannya sudah berbeda lagi,” paparnya.













