Terkait penanganan awal pasien konfirmasi positif, ia meminta kepada kepala puskesmas yang hadir dalam kegiatan tersebut untuk melakukan screening untuk memastikan layak atau tidaknya pasien konfirmasi di bawa ke rumah sakit rujukan.
“Saya mohon kepada kepala puskesmas, penanganan awal di puskesmas harus benar-benar screening maupun dianalisis pasien ini layak tidak untuk dikirim ke rumah sakit rujukan atau cukup ditangani di puskesmas,” tutur Darman.
Sejalan dengan apa yang disampaikan Kapolres Tuban, Dandim 0811 juga menyampaikan bahwa, kegiatan penanganan covid-19 tidak bisa dilakukan secara individu namun harus dilaksanakan secara bersama-sama.
“Kita berbicara tracer, kalau kita melaksanakan tugas sendiri-sendiri tidak akan pernah bisa, tugas ini harus digendong bareng tidak peduli siapa yang punya poros tapi kita semua harus saling membantu karena semua untuk masyarakat kita,” terang Letkol Inf Viliala Romadhon.













