Purbaya menjelaskan, kondisi geografis Kabupaten Demak yang terletak didaerah hilir termasuk perubahan iklim cuaca yang sedang tidak menentu akan mempengaruhi pola pengamanan dan kebutuhan di lapangan.
“Saat ini di beberapa wilayah Demak terjadi bencana banjir. Yang terbaru, di wilayah Kecamatan Karanganyar terjadi bencana banjir dengan ketinggian air mencapai 2 meter. Tentunya hal ini membutuhkan kerja keras dan ekstra di dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif saat pelaksanaan pengamanan TPS,” ungkapnya.
Pelaksanaan apel juga dirangkaikan dengan simulasi cara bertindak anggota pada saat pengamanan pemungutan suara 14 Februari 2024 mendatang.
Dalam pengamanan nantinya, Polres Demak menerapkan pola ‘2.16.32’ untuk mengamankan TPS saat Pemilu 2024 untuk mengantisipasi bila terjadi gangguan keamanan pada saat tahap pemungutan suara berlangsung.












