Kapolres Demak, AKBP Budi Adhy Buono mengatakan bahwa, lewat program “Jum’at Curhat”, pihaknya bisa bersilaturahmi dan betul-betul mengetahui kondisi masyarakat di lapangan. Kemudian, hal itu bakal menjadi acuan untuk meningkatkan pelayanan jajaran Polres Demak.
“Program “Jum’at Curhat” sudah dilakukan beberapa kali dan terbukti efektif untuk mendengarkan aspirasi serta mengedukasi masyarakat, ujar Kapolres Demak.
Dalam menanggapi keluhan warga, Kapolres mengatakan bahwa, rob merupakan fenomena alam, dalam penanganan butuh kemauan yang kuat dari berbagai pihak, terutama pemerintah Desa dengan menggunakan anggaran Dana Desa dan cara mengatur strateginya dalam penanganan rob.
“Penanganan rob perlu kerjasama seluruh komponen masyarakat. Kita berdo’a saja dengan gagasan pemerintah dalam pembuatan sabuk pantai semoga dapat mengatasi permasalahan rob di pesisir Demak,” ungkapnya.













