Peresmian Lapangan Tembak Al Fath ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan bunga melati. Setelah prosesi tersebut, Samel melaksanakan penembakan pertama sebagai simbol dimulainya penggunaan fasilitas latihan tersebut.
Kapolres menegaskan, pembangunan lapangan tembak tidak hanya berorientasi pada penyediaan sarana fisik, tetapi juga merupakan upaya mempersiapkan personel agar memiliki kemampuan yang terpelihara dan kesiapan yang memadai dalam menjalankan tugas.
“Apa yang kita bangun hari ini bukan hanya sebuah fasilitas, tetapi sebuah komitmen. Bukan hanya sebuah tempat latihan, tetapi sebuah kesiapan. Bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk menjawab tantangan tugas di masa yang akan datang,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Kapolres. Nasi tumpeng tersebut kemudian diserahkan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Demak, Milono Raharjo, sebagai simbol rasa syukur sekaligus sinergitas antara Polri dan Kejaksaan sebagai aparat penegak hukum.













