Tak hanya fisik, program TMMD juga menyasar kepada non fisik seperti melaksanakan berbagai penyuluhan, diantaranya penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, kesehatan dan stunting, pertanian, sosialisasi PMK hewan ternak, donor darah, KB gratis, pelatihan kewirausahaan serta lain sebagainya. Hal tersebut dilakukan semata mata untuk menjawab aspirasi dan kebutuhan masyarakat sekaligus untuk lebih mempererat hubungan antara TNI dengan Rakyat.
Kapendam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Bambang Hermanto, S.I.P menjelaskan, program yang digelar serempak di 50 kabupaten/kota, meliputi 62 kecamatan dan 81 desa seluruh wilayah Indonesia tersebut dilaksanakan selama 30 hari sejak tanggal 11 Oktober sampai dengan 9 November 2022 yang akan datang.
Sesuai dengan tema yang diangkat “TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI”, pada pelaksanaannya kegiatan tersebut, merupakan Operasi Bakti TNI yang melibatkan semua komponen bangsa untuk mewujudkan akselerasi pembangunan di wilayah demi kesejahteraan masyarakat dan terwujudnya pertahanan darat yang tangguh.













