Penanaman dilakukan menggunakan sistem bedengan, yang terbukti efektif dalam mencegah genangan air dan memaksimalkan penggunaan lahan. Prajurit TNI Korem 012/TU secara aktif mulai dari pengolahan media tanam, penyemaian, perawatan, hingga panen.
Menariknya, media tanam yang digunakan bukan sekadar tanah biasa, melainkan hasil olahan bahan organik ramah lingkungan seperti limbah kelapa sawit (solid), kotoran hewan (kohe), dan sekam jerami yang telah difermentasi selama satu minggu.
Pendekatan ini tidak hanya mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia, tetapi juga mengoptimalkan pemanfaatan limbah pertanian dan peternakan yang tersedia di sekitar wilayah Korem.
Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Korem 012/TU Mayor Inf Sarasin Celianto, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan internal satuan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.













