“Dari sinilah perlu adanya kerelaan hati, bila salah satu dari mereka berdua, bagi yang terpilih jangan sampai merasa sakit hati. Tapi terus saling bina kebersamaan mendukung dengan sepenuh hati,” katanya saat ditemui di Soreang, Selasa 11 Juni 2024.
Tidak mungkin satu mobil ada dua sopir, lanjutnya, pasti salah satu dari dua itu harus bisa memahami secara bijak dan menerima keputusan dengan legowo. Itulah karakter pemimpin yang baik. Jadi tak usah diungkap kader baru atau lama, karena setiap keputusan dibuat tentunya untuk kebaikan bersama, berdasarkan evaluasi dan verifikasi.
“Saya tak berharap turunnya penunjukkan atau keputusan dari pusat kepada salah satu dari mereka berdua menjadi perselihan,” ujarnya.
Sahrul Gunawan mempunyai kelebihan, ungkapnya, begitu juga dengan Kang Sugih. Mereka berdua adalah politisi yang bagus dan baik. Tapi bisa saja DPP mempunyai pandangan lain, mengenai keputusan yang diberikan.











