
Ia menekankan, bangsa Indonesia sebagai bangsa yang demokratis harus terus melakukan upaya penguatan nilai-nilai kebangsaan, kemanusiaan dan profesionalitas, terutama bagi anggota Polri.
“Kita harus sadar bahwa bangsa ini adalah bangsa yang demokratis. Polisi bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga membangun peradaban. Kita ini pejuang kemanusiaan agar bangsa tetap berdaulat, berdaya tahan, berdaya tangkal dan berdaya saing,” tegasnya.
Komjen Chryshnanda juga menyoroti pentingnya literasi sejarah dan penghormatan terhadap para pejuang bangsa. Menurutnya, museum dan kegiatan seperti seminar ini merupakan bentuk nyata dalam menjaga dan menumbuhkan semangat kebhayangkaraan dari masa ke masa.
“Museum ini adalah perjuangan yang tumbuh dari tahun ke tahun. Di sinilah kita bisa menghargai dan menghormati para leluhur dan pejuang bangsa. Ini merupakan bagian dari literasi kebhayangkaraan yang melibatkan semua pihak,” jelasnya.













