KMT ini sendiri merupakan uang elektronik dengan sistem saldo yang diterbitkan oleh KAI Commuter yang bertujuan untuk memberikan kemudahan saat melakukan transaksi pembayaran tiket Commuter Line.
Sepanjang Semester I ini, tercatat 49,42% dari seluruh transaksi pembayaran tiket Commuter Line mengunakan KMT. Sedangkan untuk transaksi pembayaran menggunakan kartu Uang Elektronik Bank sebesar 34,12% dan transaksi menggunakan QR Code sebanyak 16,46%.
“KAI Commuter berharap dengan integrasi pembayaran ini juga bisa diterapkan pada moda transportasi di wilayah-wilayah lainnya yang terdapat pelayanan commuter line, sehingga dapat menarik lebih banyak masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi publik,” tambah Joni
Dengan tren volume pengguna yang terus naik, menjadikan kereta api khususnya Commuter Line menjadi transportasi publik pilihan utama masyarakat dalam melakukan mobilisasi. Dengan salah satu kelebihannya adalah memiliki kapasitas angkut pengguna yang sangat besar.













