Kadispenad menegaskan bahwa kehadiran prajurit di lapangan merupakan bagian dari tugas kemanusiaan dan peran TNI AD dalam operasi militer selain perang. “Dalam setiap situasi bencana, kami selalu bersinergi dengan pemerintah daerah, BNPB, Polri, relawan, dan seluruh komponen bangsa. Fokus utama kami adalah keselamatan warga serta percepatan pemulihan daerah terdampak,” tambahnya.
TNI AD juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi. Satuan komando kewilayahan terus meningkatkan kesiapsiagaan dan upaya mitigasi di lapangan.
Dengan respons cepat dan koordinasi lintas instansi, TNI AD memastikan seluruh langkah penanganan darurat dapat berjalan efektif demi membantu masyarakat yang membutuhkan. (Dispenad)












