“Makanya, untuk yang afirmasi ini kami mohon pengertian dari teman-teman (sekolah swasta). Yang saya harapkan 2 hal di PPDB ini, pertama tidak melanggar sistem dan kedua, kita perjuangkan rakyat miskin,” tegasnya.
Saat kita perjuangkan rakyat miskin, lanjut Kadisdik, maka harus diubah jalur afirmasi ke sekolah swasta (agar bisa menerima).
Evaluasi lainnya terkait pengaduan, Kadisdik mengungkapkan, seringkali saat membuat nomor kontak pengaduan, sampai hari pelaksanaan PPDB, tidak bisa dihubungi. “Tapi, sudah saya sampaikan ke cabang dinas pendidikan agar terus mengaktifkan kontak pengaduan,” tegasnya.
Untuk ketua PPDB, Kadisdik menjelaskan, adalah kepala cabang dinas, masih seperti tahun kemarin.
Kadisdik pun berharap, pada uji publik eksternal ini, bahan diskusi dan masukan-masukan bisa segera dicantumkan karena PPDB semakin dekat. “Saya mohon dukungan dan dorongannya karena PPDB tahun ini akan supersibuk karena sudah masuk masa endemi. Semoga, ini juga jadi bagian kemajuan pendidikan di masa yang akan datang,” pungkasnya.











