Karena masa depan itu sebuah misteri, tambah Kadisdik, setiap orang tidak tahu ke depan akan menjadi apa. “Tetapi, dari ketidaktahuan kita tentang masa depan, kita sebetulnya bisa mengupayakan apa yang harus kita lakukan,” ujarnya.
Kadisdik pun mendorong siswa lulusan program ADEM untuk menetapkan atau menargetkan sesuatu ke depan.
“Kalau kita sudah punya rencana, kita akan tahu titik yang akan kita capai dan biasanya diikuti dengan upaya maksimal. Kalau urang Sunda bilang, lamun keyeng tangtu pareng (kalau kita mempunyai keinginan kuat, pasti tercapai),” tuturnya.
Kadisdik juga mengucapkan selamat kepada siswa lulusan program ADEM yang akan kembali ke Papua. “Jika ada hal-hal baik selama di Jawa Barat semoga bisa menjadi kenangan baik dan diimplementasikan dengan baik juga,” harapnya.













