Selanjutnya ia menuturkan kerjasama yang melibatkan Disnaker, BPJS, ASN, Pengusaha, Baznas, Koperas, Komunitas, SPPG, dan yang lainnya agar program ini bisa terealisasikan dengan baik sesuai dengan harapan semua pihak.
Kadis Dadang optimis program Gempar bisa dilaksanakan dengan baik yang didasari kebersamaan juga kepedulian komunitas sehingga permasalahan kemiskinan masyarakat Kabupaten Bandung bisa teratasi secara signifikan.
Perlu juga digarisbawahi, aspek prioritas dari program Gempar ini menyasar kepada warga Desil 1 hingga Desil 5. Ini divisualisasikan berdasarkan beberapa faktor pemenuhan hidup terkait dengan perekonomian.
“Untuk pembayaran kita akan menyerahkan sepenuhnya kepada mitra kerja, bisa mingguan, bulanan, persemester, atau tahunan,” jelasnya.













