3. Belanja Tidak Terduga dianggarkan sebesar Rp22,77 miliar, turun 68,80% dari anggaran sebelum perubahan sebesar Rp73,00 miliar.
4. Belanja Transfer dianggarkan sebesar Rp814,74 miliar, naik 0,90% dari anggaran sebelum perubahan sebesar Rp807,49 miliar, terdiri dari:
– Belanja Bagi Hasil sebesar Rp87,94 miliar, naik 1,15% dari anggaran sebelum sebesar Rp86,94 miliar.
– Belanja Bantuan Keuangan sebesar Rp726,79 miliar, naik 0,87% dari anggaran sebelum perubahan sebesar Rp720,54 miliar.
Berdasarkan Rencana perubahan APBD tersebut, maka terdapat defisit sebesar Rp323,42 miliar, yang ditutup dari SILPA tahun sebelumnya.
Sementara Pembiayaan Daerah, terdiri dari Penerimaan Pembiayaan dan Pengeluaran Pembiayaan, masing-masing dianggarkan sebagai berikut:
1. Penerimaan Pembiayaan Daerah dianggarkan sebesar Rp323,42 miliar, yaitu dari SILPA tahun anggaran sebelumnya.
2. Pengeluaran Pembiayaam pada tahun anggaran 2024 tidak dianggarkan.***













