Apalagi menurut dia, berdasarkan survei terbaru sebagian besar ASN dan BUMN sudah terpapar paham radikalisme dan sangat berbahaya untuk negeri ini.
Untuk itu ia menganggap sosok Haidar Alwi mampu memberantas radikalisme dan intoleransi di tubuh ASN dan BUMN.
“Menurut kami sosok calon pembantu presiden dan wakil presiden dalam Kabinet Indonesia Kerja II ini harus berani, punya integritas, kapabilitas, mampu menjawab tantangan zaman (progresif), nasionalis, berdedikasi, loyal serta setia kepada ideologi Pancasila dan NKRI,” ujarnya.
Ferry menegaskan, Haidar Alwi adalah sosok terbaik yang mampu membuat banyak perubahan di Kementerian BUMN khususnya terkait masalah radikalisme dan intoleransi.
“Pak Haidar ini sosok yang tegas, berani, loyal dan setia kepada Pancasila dan NKRI. Apalagi selama ini beliau selalu mempertimbangkan leadership, kecepatan gerak, kemampuan mengambil risiko, kemampuan manajerialnya,” tandasnya. [mae]










