Kedua, kata dia, tunjukan kedaulatan politik Presiden di partai politik koalisi pemerintah, terutama di 3 pilar partai, yakni: struktur, legislatif dan eksekutif.
“Tiga pilar partai dari partai koalisi pemerintah dari pusat sampai daerah minimal ngopi bareng di istana dan bergantian masing-masing partai sampai tingkat cabang untuk bupati/walikota. Yakinkan kabinet ini 5-10 tahu ke depan hanya ganti presiden/wakil presiden di 2024 dari koalisi yang sama,” ucapnya.
Ketiga, lakukan kemandirian ekonomi bagi kepala keluarga di Indonesia demi menghindari krisis ekonomi global dengan crash programme dengan
Program Kredit Usaha Rakyat Tri Sakti (KUR Tri Sakti), di zonasi
mulai per RT terdiri 5 kepala keluarga di 1.080.165 RT yang ada di Indonesia.
Selain itu, kata dia, perbankan nasional digalang baik BUMN maupun swasta wajib memberikan KUR Trisakti asuransi kredit sebesar 1% ditanggung Pemerintah. Sebagai perbandingan di Malaysia rasio KUR 50% dari kredit Jepang 66%, sementara ri Indonesia rasio KUR baru 18%.













