Pada tiga kategori kepemimpinan dari skala keluarga, organisasi dan negara hal ini memiliki aturan yang hampir sama juga tanggung jawab yang sama dalam tanggung jawab yang harus dijalankan.
Tetapi jika dalam menjalankan yang tanggung jawab sebagai seorang Pemimpin di semua tingkatan tersebut dengan mengedepankan nafsu sahwat kekuasaan nya lebih besar dari pada tanggung jawabnya maka dapat saja tercipta suatu kepemimpinan yang otoriter dan tangan besi tanpa mengedepankan nilai-nilai tanggung jawab yang bijaksana hal ini dapat merusak yang dipimpinnya.
Jika terjadi di satu keluarga maka dapat terjadi perceraian, jika terjadi di organisasi dapat terjadi perpecahan.
Yang menjadi catatan kita bersama jika sahwat kekuasaan lebih besar dari tanggung jawab ini terjadi di satu negara hal ini dapat merusak kedaulatan Bangsa.











