Muslim menilai konfigurasi politik nasional sangat dinamis. Karena itu, jika hambatan politik tersebut hilang, komunikasi antara elite PDIP dan Presiden Prabowo berpotensi berkembang menjadi kerja sama politik yang lebih erat.
Selain itu, ia berpendapat keberadaan Gibran masih menjadi sorotan publik karena dianggap sebagai bagian dari pengaruh politik Jokowi di pemerintahan.
“Pemerintahan Prabowo selalu mendapatkan sorotan karena keberadaan Gibran dan dianggap masih dikendalikan Jokowi,” katanya.
Muslim juga menyoroti posisi Gibran dalam sejumlah kegiatan kenegaraan. Menurutnya, penempatan posisi duduk Wakil Presiden yang sejajar dengan para menteri, bukan berdampingan dengan Presiden, merupakan hal yang tepat.
“Prabowo harus mendengar aspirasi rakyat dengan segera menyingkirkan Gibran,” ucapnya.













