Sebagai akses vital penghubung antar Dusun, keberadaan jembatan permanen diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat.
“Jembatan ini sangat strategis karena menghubungkan Dusun Barurejo dan Dusun Sumber. Setiap hari banyak warga, termasuk anak-anak sekolah yang melintasinya. Jika dibangun permanen, tentu akan sangat membantu,” jelasnya.
Ia menegaskan, aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam pembangunan tersebut.
“Yang terpenting warga tak perlu lagi waswas, karena keselamatannya akan lebih terjamin apabila jembatan sudah dibangun secara permanen,” ujarnya.
Mengingat pentingnya akses tersebut, Danrem berharap, proses pembangunan dapat selesai tepat waktu dan sesuai target agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat secara luas.
Selain pembangunan jembatan, TMMD ke-127 Kodim 0808/Blitar juga melaksanakan sasaran fisik lainnya berupa rabat jalan sepanjang 1.087 meter serta pembangunan tujuh unit gorong-gorong.













