“Semangat gotong-royong menjadi energi yang terus menggerakkan seluruh proses pembangunan Jembatan Garuda di wilayah jajaran kami,” kata Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).
Menurut Danrem, keterlibatan aktif masyarakat menunjukkan bahwa budaya gotong-royong masih terpelihara dengan baik. Hal itu sekaligus menjadi modal penting dalam mempercepat penyelesaian berbagai program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Pembangunan Jembatan Garuda bukan hanya tentang membangun sarana penghubung, tetapi juga membangun kebersamaan dan kepedulian. Kehadiran masyarakat yang ikut bekerja bersama prajurit menunjukkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.













