Setiap personel juga diberikan arahan pendekatan humanis agar tetap menjalin komunikasi yang baik dengan warga selama pengamanan berlangsung. Langkah ini diambil sebagai strategi antisipatif untuk mencegah gangguan dari pihak-pihak yang berpotensi mengganggu ketertiban.
Kegiatan pengesahan PSHT yang menjadi tradisi tahunan ini selalu melibatkan ribuan peserta dan pendukung dari berbagai daerah. Oleh karena itu, pengamanan terpadu antara TNI, Polri dan unsur pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga situasi tetap kondusif.
Sinergi TNI-Polri di Trenggalek kembali terbukti menjadi pilar utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam momentum penting seperti pengesahan warga baru PSHT tahun 2025. (Red).










