Menurutnya, aksi daerah ini disusun agar dapat meningkatkan kembali kolaborasi pemerintah pusat kemudian provinsi dan daerah.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Bambang Tirtoyuliono menyampaikan, kolaborasi menjadi salah satu alat akselerasi pemerintah.
“Inovasi dan kolaborasi ini implementatif. Ke depan antar pemerintah baik pusat, provinsi dan daerah ditingkatkan infrastruktur jalan punya peranan penting,” ujarnya.
Bambang mengatakan, aksesibilitas dapat mempercepat pembangunan. Maka, pemerintah daerah terus memperkuat integrasi kolaborasi sumber APBN, APBD, obligasi pinjaman dan sebagainya.
“Keterbatasan ini dapat dilakukan melalui kolaborasi APBD daerah juga kabupaten kota. Ini sangat diperlukan untuk program kegiatan pemerintah,” tuturnya. (Cut Salsa)













