“Dari berbagai kenalan dan mempelajari berbagai event lomba maraton, saya memulai menjalin relasi dengan orang-orang yang biasa berkecimpung di duni Maraton. Dan di tahun 2015 saya awal belajar di London Maraton, dari situ saya beruntung bisa ikutan dan belajar menjadi penyelenggara sebuah ajang maraton,” jelas Rina Tambunan.
Rina Tambunan mulai mempelajari bagaimana menjadi race director yang baik.
“Dari situ saya memetik hikmah bahwa tidak ada race director yang sempurna, hampir di setiap even maraton. Seperti saat di Chicago Maraton, ada kejadian air minum pelari habis, padahal itu sekelas Chicago maraton. Saat itu memang cuaca panas sekali, sehingga pelari kadang mengambil air bisa sekaligus empat botol untuk menyiram tubuhnya sendiri. Dan itu kerap terjadi di setiap kegiatan Maraton, ada saja kejadian yang tak terduga,” jelasnya.













